Kamis, 30 Mei 2013

Padamu ... ku kisahkan lewat pena tak bertinta ini



Kemarin, ku tiup helaian rambut yang terjuntai di keningku...
Huufff .........
Rambut itu seperti terbang sesaat, sedetik, dua detik,
Mungkin jika rambut itu adalah aku, dengan ringan aku bisa terbang sekali hembus
Wuuusshh ... wuussshh .. ya seperti daun daun kering terhempas angin sore ini.

Kamis, 30 Mei 2013
Di sini aku bercengkrama dengan layar tak bersuara hanya “tak tuk tak tuk” suara tarian jemariku, jika dibayangkan dia pastilah berkata

“arika, tidakkah kamu tahu, aku bosan, hanya melihat wajah sembabmu, sudah jelek, mata sembab. Apalagi yang bisa diharapkan dari diri kamu itu ? tidakkah kamu tahu betapa mengerikannya kamu ? masalah cinta hanya berputar pada satu nama, tidak adakah yang lain? Setahuku, sudah banyak nama yang kau tuliskan di tubuhku ini, kau ketikkan dengan senyuman, lalu apa ? seperti biasa, tombol delete ku tidak pernah menolak untuk mengatakan “iya” jika beberapa waktu lagii ... tidak, tidak, jika beberapa menit lagi, ... tidak... tidak ... jika beberapa detik lagi kamu ... tidak, tidak, tidak .. jika SESAAT lagi kembali kamu hapus nama mereka, dan yaah seperti biasa kamu kembali menuliskan nama yang dari seabad lalu tidak berubah...”

Aku ? yaa... aku hanya perempuan yang mendapat julukan pohon kelapa tua tak bercabang. Sekali menancapkan akar cinta, maka takkan berpindah, bahkan untuk bercabangpun tidak. Layaknya kelapa di kuta kemarin, yaa kuta kemarin ... kuta dimana aku kembali berkata “sudahlah arika, apa lagi ? lihat .. dia dengan dunianya”

Tapi dengan yakin, hati kecilku berkata “benarkah? Apa kamu yakin ? hey .. ayolah .... I know you so well, .. ask your heart, oowh no .. ! ask me, did you loving him again again and again ? or not at all ? haha .. u’re a terrible liar, arika “

Ya ya ... aku pembohong yang tidak bisa berbohong .. apakah itu lucu ?
Ya tentu, ... aku memang patut untuk ditertawakan
Jangankan kamu yang telah tersetting menjadi secerdas ini untuk dapat memahami, bahkan kain tipis tua yang selalu menjadi penghapus airmata telah lusuh dan telah keriput seperti telah uzhur, bukan karena usianya, tapi karena memang dia menuakan diri untuk secepatnya pensiun dari tugasnya .. semengerikan itukah aku?

Note ini dengan lantang berkata “more then terrible woman ... ha .. “

Oke. Cukup .! berhenti ...sekarang dengarkan aku ...

Seandainya kamu mengerti yang namanya HATI, disini seperti rasanya ada perbaikan jalan beraspal, masih tersisa .. seperti kamu memaku di pagar kayu, meski pakunya telah kamu cabut dengan rapi, coblalah perhatikan, ada bekas disitu ... sangat halus .. tapi bekas tetaplah bekas, dan hanya sekedar bekas 


arhyka kusuma
 
Batman Begins - Diagonal Resize 2 Sumber Artikel Dari : http://info-kitaku.blogspot.com/2013/05/cara-membuat-animasi-kursor-di-blog.html#ixzz2Uy8pkCVO