denganya ...
aku ingin tampil secantik dan sesempurna mungkin.. karena dia menuntutku sempurna
tapi denganmu ..
aku kembali mendapati diriku yang dulu, aku tak lagi kehilangan diriku dan aku bisa menjadi aku
aku bisa menunjukkan inilah aku,
denganmu .. aku tak lagi palsu
karenamu, menerima seperti apa adanya aku
itulah beda..
tapi.. sekarang,
aku harus bisa menahan semuanya
hanya sampai pada batas kekaguman.
harus bisa sesegera mungkin mengugurkan rasa yang sempat mekar
semua tak sama, meski nanti hanya bayangan yang perlahan meredup, tapi jelas itu lebih dari sekedar indah
terimakasih matahariku
yang telah bersinar sesaat menerangi siangku dan pelita di malamku
jika sulit, tak usahlah kembali
menunggu dalam diam bukan hal baru bagiku
namun..
jika bisa, kembalilah nanti... meski aku hanya bisa sekedar meminta
9822
arika kusuma
Senin, 10 Juni 2013
Senin, 03 Juni 2013
Jember di Malam hari ...
Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih;
dan kesendirianku... sebengis kematian... Kemarin diriku adalah
sepatah kata yang tak bersuara..., di dalam pikiran malam. Hari
ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas
lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu
yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan
dan... sekecup ciuman"
(Kahlil Gibran)
Sabtu, 01 Juni 2013
kedipan mata .. di malam ini
jari ini .. seperti mesin tua yang tak henti terus berderit parau
mungkin saja hanya suara improve yang fals dan jauh dari melodi
yang mungkin juga hanya sebatas tulisa tanpa tinta tapi tetap disini aku sendiri..
diluar sana, begitu ramai ...
satu, dua, sepuluh, seratus, dan seribu orang bercengkrama
tapi tetap seakan aku hanya sendiri , sepi ... sunyi ..
karena tawa itu bukan karena "kuantitas" tapi "kualitas" personal
ya .. aku hanya bisa sembunyi di balik senyum palsu
hanya bisa sembunyi dengan apa yang disebut "tertawa"
dengar .. !
aku bukanlah wanita yang hanya duduk diam.
tapi aku, wanita yang tak bisa diam dan duduk seperti boneka
aku tau mungkin aku akan tertipu lagi
oleh jus "bisa" yang kamu berikan,
meski tanpa penawar, aku tetap meminumnya
dan menyebut namamu.. "jaga dia, Allahku "
kadang saja merasa sangat dan begitu bodoh
tapi itulah "jawaban" dari setiap pertanyaan"
"kenapa kamu masih sendiri ?"
mungkin saja hanya suara improve yang fals dan jauh dari melodi
yang mungkin juga hanya sebatas tulisa tanpa tinta tapi tetap disini aku sendiri..
diluar sana, begitu ramai ...
satu, dua, sepuluh, seratus, dan seribu orang bercengkrama
tapi tetap seakan aku hanya sendiri , sepi ... sunyi ..
karena tawa itu bukan karena "kuantitas" tapi "kualitas" personal
ya .. aku hanya bisa sembunyi di balik senyum palsu
hanya bisa sembunyi dengan apa yang disebut "tertawa"
dengar .. !
aku bukanlah wanita yang hanya duduk diam.
tapi aku, wanita yang tak bisa diam dan duduk seperti boneka
aku tau mungkin aku akan tertipu lagi
oleh jus "bisa" yang kamu berikan,
meski tanpa penawar, aku tetap meminumnya
dan menyebut namamu.. "jaga dia, Allahku "
kadang saja merasa sangat dan begitu bodoh
tapi itulah "jawaban" dari setiap pertanyaan"
"kenapa kamu masih sendiri ?"
Langganan:
Postingan (Atom)