dunia mimpi menawarkan semilyar kebahagiaan namun tak sedikitpun mata terlena masih tetap kuat membuka mata menantang fana dunia bumi terpuruk ini
padamu angin, aku bertanya .. mungkinkah abadi ?
dalam kelembutan pagi
dibuai lembayung dini hari
merah nila mu di ufuk timur ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar